Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
Pemerintah Kota Cimahi
Perizinan yang beretribusi ada 2 jenis izin, yaitu :
  1. Izin Mendirikan Bangunan(IMB)
  2. Izin Trayek dan Izin Operasi Tidak Dalam Trayek
Dengan Ketentuan Sebagai Berikut :

A.IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN (IMB)
BIAYA RETRIBUSI
  1. Untuk setiap penerbitan Izin Mendirikan Bangunan dikenakan retribusi berdasarkan Peraturan Daerah Kota Cimahi Nomor 06 Tahun 2011 dan Kep.Walikota No. 910/Kep.272-PLK/2014;
  2. Retribusi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) Pasal ini ditetapkan menurut ketentuan sebagai berikut :
    1. Bangunan Rumah Tinggal meliputi :
      1. Untuk Bangunan semi Permanen adalah luas bangunan x tarip harga dasar pokok x 0,25 %.
      2. Untuk Bangunan Permanen Rumah Sangat Sederhana (RSS) adalah luas bangunan x tarip harga dasar pokok x 0,25 %.
      3. Untuk Bangunan Permanen Rumah Sederhana (RS) adalah luas bangunan x tarip harga dasar pokok x 0,15 %.
      4. Untuk Bangunan Permanen Real Estate (RE) adalah luas bangunan x tarip harga dasar pokok x 0,15 %.
      5. Untuk Bangunan Permanen (Vila) adalah luas bangunan x tarip harga dasar pokok x 0,15 %.
    2. Bangunan Perusahaan meliputi :
      1. Untuk Bangunan semi Permanen adalah luas bangunan x tarip harga dasar pokok x 0,5 %.
      2. Untuk Bangunan Permanen I adalah luas bangunan x tarip harga dasar pokok x 0,5 %.
      3. Untuk Bangunan Permanen II adalah luas bangunan x tarip harga dasar pokok x 0,5 %.
    3. Bangunan Pemerintah ditetapkan sesuai ketentuan Ayat (2) Pasal ini.
    4. Bangunan Pelengkap, meliputi :
      1. Untuk membuat / memperbaharui Gorong-gorong, adalah setiap meter panjang x tarip harga dasar bangunan pelengkap x 0,8 %;
      2. Untuk membuat / memperbaharui benteng tembok (branmuur batas) adalah tiap meter panjang x tarip harga dasar bangunan pelengkap x 0,25 %;
      3. Untuk membuat / memperbaharui pagar besi (tembok) / ram dengan kawat /ram dengan kawat tinggi tidak lebih dari 1.20 m adalah tiap meter panjang x tarip harga bangunan pelengkap x 0,25 %;
      4. Untuk membuat / memperbaharui jembatan adalah luas bangunan x tarip harga bangunan pelengkap x 0,25 %;
      5. Untuk membuat jalan tanah / koral adalah luas bangunan x tarip harga bangunan pelengkap x 0,25 %;
      6. Untuk membuat jalan beton / aspal dan jembatan adalah tiap luas bangunan x tarip harga bangunan pelengkap x 0,25 %;
      7. Untuk membuat selokan / grappel adalah tiap meter panjang x tarip harga bangunan pelengkap x 0,15 %;
      8. Untuk membuat tangki air adalah tiap meter kubik x tarip harga bangunan pelengkap x 1,5 %;
      9. Untuk membuat bak / kolam / water treatmen/ tanki adalah tiap luas bangunan x tarip harga bangunan pelengkap x 1,5 %;
      10. Untuk membuat rabat, lantai terbuka, jemuran adalah luas bangunan x tarip harga bangunan pelengkap x 1,5 %;
      11. Untuk bangunan diluar ketentuan Pasal 9 ayat (2) huruf a, b, c, dan d dihitung sebesar 2  dari Rencana Anggaran Biaya (RAB) bangunan pokok dan bangunan pelengkap.
  3. Pada bangunan bertingkat (loteng) besarnya retribusi dikenakan untuk tiap tingkat sebesar ¾ x retribusi bangunan pokok lantai satu;
  4. Pada bangunan tanpa dinding besarnya retribusi dikenakan 50% (lima puluh persen) dari tarif retribusi bangunan pokok.
  5. Untuk perombakan / perbaikan ringan pada bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat (2) Pasal 9 dikenakan tarip sebesar 50% (lima puluh persen) sampai dengan 90% (sembilan puluh persen);
  6. Untuk mendapatkan izin ulang, karena izin yang telah diterbitkan hilang, perubahan status daerah / wilayah, dan rusak (tidak terbaca) retribusinya dikenakan 20% (dua puluh persen) dari tarip yang berlaku;
  7. Balik nama IMB, pemohon dikenakan biaya 20% (dua puluh persen) dari tarip yang berlaku;
  8. Untuk mendapatkan izin penyesuaian karena izin yang diberikan akan mengalami perubahan tapak, rangka atap dan bentuk / type bangunan retribusinya dikenakan biaya 20% (dua puluh persen) dari tarip yang berlaku;
  9. Untuk bangunan rumah tinggal yang berubah fungsi menjadi bangunan toko / perusahaan / perusahaan industri, pemohon dikenakan biaya 50% (lima puluh persen) dari tarip dasar bangunan pokok Perusahaan Industri;
  10. Untuk bangunan Perusahaan / Perusahaan Industri yang mengalami perubahan peruntukan tanpa balik nama dikenakan biaya 20% (dua puluh persen) dari tarip retribusi;
  11. Biaya pengesahan gambar perencanaan untuk bangunan / rumah tinggal / hunian / kantor pemerintah 20% x luas Bangunan x Rp. 500,-;
  12. Biaya pengesahan gambar perencanaan untuk bangunan Perusahaan / Perusahaan Industri 20 % x luas bangunan x Rp. 1.000,-;
  13. Biaya Pemeriksaan gambar dan pengawasan untuk bangunan / rumah tinggal / hunian / Kantor Pemerintah dan Perusahaan / Perusahaan Industri sebesar 10% x jumlah tarif retribusi;
Bagi setiap pengajuan Izin Mendirikan Bangunan dikenakan biaya untuk Papan Proyek / Papan Izin Mendirikan bangunan sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah) untuk setiap penerbitan izin.


B. IZIN TRAYEK DAN IZIN OPERASI TIDAK DALAM TRAYEK
  1. IZIN TRAYEK BIAYA RETRIBUSI :
    Izin Trayek berlaku selama 5 (lima) tahun, biaya retribusi kendaraan ditetapkan berdasarkan kapasitas tempat duduk.
    1. Mobil penumpang s/d 8 tempat duduk Rp.100.000,00;
    2. Mobil Bus 9 s/d 15 tempat duduk Rp.150.000,00;
    3. Mobil Bus 16 s/d 25 tempat duduk Rp. 175.000,00;
    4. Mobil Bus diatas 25 tempat duduk Rp.200.000,00.
  2. IZIN OPERASI TIDAK DALAM TRAYEK BIAYA RETRIBUSI :
    Izin Operasi Tidak Dalam Trayek berlaku selama 5 (lima) Tahun, biaya retribusi per kendaraan ditetapkan sebagai berikut :
    1. Angkutan Taksi Rp.150.000,00;
    2. Angkutan Anak Sekolah. Rp.100.000,00;
    3. Angkutan Sewa Rp. 150.000,00;
    4. Angkutan Pariwisata dan Angkutan Karyawan ditetapkan sebagai berikut :
      • Mobil penumpang s/d 8 tempat duduk Rp. 100.000,00;
      • Mobil Bus 9 s/d 15 tempat duduk Rp. 150.000,00;
      • Mobil Bus 16 s/d 25 tempat duduk Rp. 175.000,00;
      • Mobil Bus diatas 25 tempat duduk Rp. 200.000,00.