Industri Kreatif Kota Cimahi

Kota Cimahi yang sejatinya dikenal sebagai Kota Pendidikan Militer dan kota industri yang industrinya didominasi oleh industri tekstil dan pengolahan perlahan mulai memperlihatkan perkembangan serta kemajuannya sebagai kota otonom.
Dalam perkembangan serta kemajuannya Kota Cimahi mengalami pertumbuhan pada Industri Kreatif sektor perdagangan dan jasa, dengan melimpahnya sumber daya manusia yang ada Pemerintah Daerah Kota Cimahi berupaya mengembangkan Industri Kreatif sebagai model pengembangan ekonomi baru.
Pemerintah Daerah Kota Cimahi mengembangkan Industri Kreatif dengan melakukan pendekatan pada 4 (empat) klaster industri yaitu : klaster industri kerajinan, klaster industri tekstil dan produk tekstil, kalster industri makanan/minuman, dan klaster industri telematika. Dengan lokasi yang strategis dan mudah diakses Pemerintah Daerah Kota Cimahi berharap dan berjuang agar Kota Cimahi dapat menjadi Kawasan Pusat Pengembangan Bisnis dan Industri Kreatif. Untuk mendukung perkembangan Industri Kreatif Pemerintah Daerah Kota Cimahi telah menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar apa yang ditargetkan tidak hanya menjadai angan-angan belaka, terdapat gedung Cimahi Technopark dan Baros Information Technology and Creative (BITC)sebagai pusat pengembangan Industri Kreatif.
Klaster Industri Kerajinan, Pemerintah Daerah Kota Cimahi sadar betul akan banyaknya sumber daya manusia yang kreatif yang terdapat di Kota Cimahi maka dari itu Pemerinta sengaja menjadikan klaster ini menjadi salah satu yang dikedepankan untuk bahan pengembangan perekonomian di Kota Cimahi. Contoh dari kerajinan yang ada di Kota Cimahi adalah craft (boneka rajut buatan tangan dan gift box), kerajinan mutiara, pembuatan miniatur pesawat, serta kerajianan yang menyulap bambu menjadi sesuatu yang menarik (sperti alat musik, furnitur, alat makan dan mainan).
Klaster Industri Tekstil dan Produk Tekstil, dengan identitasnya yang dikenal sebagai kota yang industrinya didominasi oleh industri tekstil dan pengolahan Pemerintah Daerah Kota Cimahi bergerak dengan mengumpulkan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) dengan tingkat kreatifitas yang tinggi di Kota Cimahi untuk bekerja bersama membangun perekonominan yang ada. Salah satu produk yang menjadi unggulan pada klater ini adalah batik khas Kota Cimahi, terdapat empat tempat usaha yang fokus untuk memproduksi batik kahas tersebut yaitu : Baik Sekar Putri, Batik Anggraeni, Micha Collection dan Lembur Batik. Ada beberapa motif yang menjadikan batik tersebut menjadi khas yaitu motif daun, motif militer, motif daun singkong, motif air terjun dan motif bambu. Selain itu terdapat pula produk kerajinan berupa tas dan sepatu buatan tangan serta kerudaung dan mukena yang modis juga menarik.
Klaster Industri Makanan/Minuman, tidak ketinggalan titik kreatif dari para pelaku Usaha Kecil Menegah (UKM) Kota Cimahi tidak ada batasnya. Produk yang dihasilkan tidak dapat diapandang bulu dan tentunya memiliki rasa yang menggugah selera beberapa contoh produk yang ada yaitu : batagor (kuah dan kering), onde-onde, sumpia, susu sapi, abon, makaroni, basreng, keripik  singkong, seblak kemasan, eggroll, mochi ice cream, dan bandrek. Masing-masing produk meiliki ciri dan rasa khasnya tersendiri dijamin setiap produk yang dihasilkan dapat memanjakan penikmatnya.
Kluster Industri Telematika, kemajuan teknologi yang begitu pesat menjadi sasuatu yang tidak dapat dihindarkan dari perkembangan zaman. Kebutuhan akan sesuatu yang dapat mendukung kemajuan itu sendiri dirasa perlu difasilitasi oleh Pemerintah Daerah Kota Cimahi, dengan adanya gedung Technopark dan Baros Information Technology and Creativ (BITC) diharapkan Kota Cimahi tidak ketinggalan dalam kemajuan teknologi tersebut. Animasi dan Aplikasi menjadi salah satu produk yang dihasilkan, untuk wadahnya Pemerintah Daerah Kota Cimahi membentu suatu komunitas para peminat digital content yang bernama Cimahi Creative Association (CCA) pada tahun 2009.