Sosialisasi OSS RBA di Lingkungan ASN Pemkot Cimahi Tahun 2021

Pada hari Kamis tanggal 2 September 2021 telah diselenggarakan kegiatan Sosialisasi OSS RBA di Lingkungan ASN Pemkot Cimahi Tahun 2021 secara virtual dan diresmikan oleh Bapak Plt. Wali Kota Cimahi. Hadir pewakilan sekaligus narasumber dari DPMPTSP Provinsi Jawa Barat  yaitu Dr. H. Dodin Rusmin Nuryadin, M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 103 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkunagn Kota Cimahi dan dimoderatori oleh Kabid Penmo pada DPMPTSP Kota Cimahi.

Dalam sambutannya Plt. Wali Kota Cimahi Letkol Inf. (Purn.) Ngatiyana menyampaikan bahwa diresmikannya  sistem online single submission risked based approach (OSS-RBA) atau sistem perizinan berusaha yang terintegrasi secara elektronik berbasis risiko pada tanggal 9 Agustus 2021 oleh Presiden RI Joko Widodo, maka diharapkan dapat memudahkan proses pengurusan  izin usaha. Plt. Wali Kota Cimahi meminta Pemkot Cimahi dapat segera melakukan penyesuaian–penyesuaian dengan cepat karena Sistem OSS-RBA memiliki irisan dengan perizinan tata ruang, lingkungan hidup, dan bangunan serta pengaturan retribusi. Beliau juga berharap agar pemberlakuan OSS RBA menjadi momentum untuk memulihkan perekonomain yang terpuruk akibat pandemi Covid 19.

Dalam paparannya narasumber dari DPMPTS Jabar menyampaikan dasar hukum, pembagian syarat perizinan berdasarkan risiko, pengenalan system OSS-RBA, masukan bagi Pemda di daerah, identifikasi permasalah yang dihadapi ketika mengimplementasikan OSS-RBA.

Pada sesi diskusi, teridentifikasi permasalahan diantaranya mengenai perizinan tata ruang dan juga lingkungan hidup yaitu belum teritegrasinya sistem perizinan tata ruang dan lingkungan hidup dengan OSS RBA serta adanya rencana dikembalikannya lagi urusan penerbiatan perizinan tata ruang dan lingkungan hidup ke dinas pengampu urusan.

Beberapa daerah membentuk tim koordinasi untuk mengatasi kendala koorodinasi perizinan ini, ada yang masih tetap dilaksanakan di DPMPTSP dengan melihatkan tim teknis dari SKPD terkait baik secara manual ataupun menggunakan sistem. Disarankan Kota Cimahi dapat memanfaatkan kembali sistem SiPinter untuk membantu menjembatani koordinasi perizinan yang belum memiliki pengaturan secara lebih teknis dari pusat.

Dalam penutup sambutannya Plt. Wali Kota Cimahi mengharapkan kegiatan ini ditindaklanjuti dengan sosialisasi dan pendampingan kepada pelaku usaha baik UKM, pedagang, profesi, maupun pelaku industri sedang, menengah, dan besar melalui penyediaan layanan pendampingan langsung dan konsultasi perizinan secara terjadwal baik secara daring maupun luring dengan memperhatikan protokol kesehatan dan penyebaran Covid 19.